Wizzy

Dari kecil, tepatnya menginjak kelas 3 SD, Wizzy mulai mengikuti berbagai festival nyanyi didaerahnya, Surabaya, Jawa Timur. Semenjak itu tak kurang 130 piala diperolehnya. Karir menyanyinya semakin menanjak ketika mengikuti acara Supermama tahun 2008 di stasiun televisi Indosiar. Melakukan audisi di kota kelahirannya, setelah melalui beberapa fase tantangan, Wizzy (dan ibunya, Mama Ratna) mencapai prestasi tertinggi sebagai juara 2.

Prestasi lain yang diingatnya adalah menjadi the best vocalist di ajang FLS2N yang merupakan festival band antar sekolah musik seluruh Indonesia. “Ketika itu saya masih mewakili SMM (Sekolah Menengah Musik-red) di Surabaya. Ini formatnya band non klasik. Yang diambil kan the best per kategori, ada gitaris, drumer dan lain-lain, saya meraih best vocalist,” kata Wizzy.  

Dari 2008, Wizzy kemudian sibuk off air bersama pemenang acara tersebut. Selain itu, Wizzy juga muncul sebagai bintang iklan berbagai produk antara lain Telkomsel, Mie Gelas, So Good dan Rexona. Bahkan dia pernah membintangi sinetron dan drama musikal, Semua Sayang Annisa (Indosiar) dan You and Me (Global TV). Kini selain masih sekolah di SMM Perguruan Cikini (Percik), Wizzy sibuk menjadi host Klik (ANTV) bersama Melani Richardo dan Kemal.

Bergabung ke NAGASWARA pertengahan 2010, Wizzy kemudian merilis single berjudul Tak Kusesali, ciptaan Fahim GIFT. Menurut Wizzy, single pertama ini terbilang dadakan. “Aku belum tahu lagunya dari Kak Fahim. Tau-tau hari itu juga disuruh take. Kalau menurut aku, lagu ini cocok untuk acara formal dan eksklusif, menengah ke atas. Bagus kalau pakai orkestra gitu,” lanjut gadis berusia 16 tahun ini.

Meski konsepnya lebih ke ABG (Anak Baru Gede) dan tidak terlalu glamour, namun suara Wizzy memang suara dewasa. Makanya setiap off air, dia sering membawakan lagu yang nge-beat agar suasananya terbangun. “Suaraku dikira suara orang umur 20 tahun ke atas. Mungkin karena aku ditempa dari berbagai festival dan lomba nyanyi,” katanya.

Awal tahun 2011 Wizzy terlibat dalam album kompilasi Peace on Earth yang diprakarsai Badai Kerispatih. Wizzy menyanyikan lagu “Air Mata Terakhir” ciptaan Badai. “Lagu ini sebenarnya diciptakan Kak badai untuk Mbak Uthe (Ruth Sahanaya), tapi Mbak Uthe-nya sibuk persiapan konsernya (Konser 25 Tahun Berkarir-red). Akhirnya Kak Badai konsultasi sama Pak Rahayu dan Wizzy yang dipilih,” jelasnya.

Bagi Wizzy, lagu Air Mata Terakhir termasuk lagu susah karena not-notnya tidak simpel. Namun Wizzy berhasil menyanyikannnya dengan baik. Album Peace on Earth merupakan album kemanusiaaan berisi 12 lagu. “Secara garis besar album ini bercerita tentang bencana yang terjadi di Indonesia. Lagu-lagu di dalamnya merupakan support untuk para korban. Khusus lagu Air Mata Terakhir, maksudnya adalah air mata terakhir rakyat Indonesia, semoga tidak ada bencana lagi,” papar pemilik nama asli Williana Saraswati ini.

Video klip lagu Air Mata Terakhir disutradarai ole Arif Hidayat.  Konsepnya merupakan gabungan perform Wizzy yang diiringi Badai dan digabung dengan cuplikan-cuplikan dari bencana-bencana di Indonesia, misalnya korban erupsi Merapi. “Aku perform di atas tumpukan abu diringi Kak Badai pakai piano, terus ada pantomim, adegannya lari menghindari bencana gitu. Nanti di klipnya dimasukkan cuplikan-cuplikan korban bencana,” jelasnya