Hello Band

Begitu maunya anak-anak band yang merasa mewakili kota Gudeg, Jogjakarta. Menyanyi tidak hanya untuk dinikmati sendiri, tapi untuk berbagi. Berbagi cerita, berbagi ceria, berbagi kasih, berbagi cinta, berbagi kisah manis, juga berbagi kisah yang dramatik.

Alasan memberi nama HELLO, karena kalimat itu terasa begitu familiar, sederhana, gampang diingat dan ditulis. HELLO juga berarti sapaan yang akrab dan hangat. Diharapkan kehadiran HELLO langsung bisa memberikan keakraban dan kehangatan di rimba raya musik Indonesia. Untuk itu, HELLO pun tidak sungkan-sungkan memakai motto: MENYANYI UNTUK BERBAGI.

Begitu nama didapat, langsung membuat demo dan akhirnya bertemu dengan management Positive Art dan langsung merilis album dibawah Nagaswara.

Kini kelimanya, WIDI (vokalis), GAVET (Keybordist), GANI (Gitaris), PRIMA (Bassis), dan DEDY (drummer). Kelimanya menyapa dengan single hit pertama ”Ular Berbisa”, yang isinya menyindir seseorang yang kerap menyakiti hati kekasihnya dengan bersembunyi dibalik rayuan dan sgala sesuatu yang dia punya. Kalo mau lagu yang riang juga ada ada judulnya ”Pejuang Cinta”. Lagu yang full cinta dengan segala keindahannya pun ada, coba dengar dan nikmati lagu: Biarkan Berlalu. Penasaran dengan kehebatan vocal WIDI, coba dengar lagu ”Takkan Terganti”. Atau telinga kita ingin menikmati dominasi musik dari grup ini, simak di lagu ”Nuansa Kota”.

HELLO band kembali hadir dengan lagu terbaru mereka berjudul “Musnah Sudah Cintaku.” Lagu ini tercipta sebagai jawaban kepada para penggemar HELLO akan lagu-lagu bertema kesedihan dan patah hati.

“Sebenarnya lagu ini sudah dari tahun 2008. Tapi baru digarap di studio tahun 2013,” kata Gavet, keyboardis dan pencipta lagu-lagu HELLO.

Sebagai band, HELLO terhitung unik. Band asal Yogyakarta ini terhitung pandai menyajikan lagu dengan tempo upbeat dan melow. Tak salah jika dalam suatu waktu HELLO bisa menyanyikan lagu “Ular Berbisa”, dan dalam kesempatan lain mereka dikenal dengan lagu “Di

Antara Bintang”.Kurang lebih sama dengan judulnya, single ini bercerita tentang kepasrahan cinta. Meski sudah diperjuangkan, jika cinta tersebut bukan milik kita, maka harus diikhlaskan. HELLO menggambarkan pergolakan cinta ini dalam komposisi musik dan lirik yang sangat sederhana.

“Sejak awal kita ingin menyajikan sesuatu yang simple. Biar gampang nyampe,” terang Widi, vokalis HELLO. Saat ini, HELLO digawangi oleh empat personil yakni; Gavet (synth keyboard), Gani (gitar), Dedy (drum), dan Widi (vokal). Sementara sang basist, Prima, memutuskan untuk tidak bersama HELLO lagi. Lewat single ini, HELLO berharap dapat bercerita secara langsung dari hati ke hati dengan para penikmat musik Tanah Air.

Hello Band