Febrian

Awal tahun ini menandai kembalinya Febrian. Dengan vokalnya yang khas dan powerfull, salah satu peraih “Gold Medal World Choir Championship” di Korea tahun 2009 itu merilis single terbarunya berjudul “Pura-pura Cinta” karya Tengku Shafick. Single tentu saja menjadi luar biasa karena diperkuat dengan aransemen dari Tohpati. Sebelumnya, lewat album “Love Is” dan repackage  “Love Is”, Febrian sudah menelurkan nomor “Cinta Diam-diam”, “Cinta itu Gila”, “Harapan Palsu”, ‘Masih Cinta”, dan sebuah karya R. Kerta/ Badai “Kerispatih” berjudul “Terbalas Dusta.”

“Pura-pura Cinta” berkisah tentang cinta yang tak tulus. Seseorang yang selam ini dianggap sebagai kekasih dan sangat dicintai, ternyata tega pergi jauh demi orang lain. Namun demikian, ada hikmah yang bisa diambil dari kegagalan cinta tersebut. Dengan rasa pop mellow, Febrian menyajikan lagunya sepenuh hati. Menurut pengakuannya, lagu ini menjadi sesuatu yang spesial buat dirinya, karena ia baru saja mengalami cerita yang sama dalam lagu tersebut.

“Jadi ini seperti curhat. Makin sepenuh hati jadinya,” kata Febrian.

Lewat album “Love Is” (2010), Febrian menyanyikan hampir semua karya Tengku Shafick. Sejak awal, ia memang merasa cocok dengan karya-karya Shafick. Meski demikian, Febrian kembali memastikan bahwa akan selalu ada hal-hal baru dalam bermusik. Hal ini perlu disikapi mengingat musiknya akan terus berkembang, dan dinikmati oleh lebih banyak orang. Untuk itu, dia menerima tantangan NAGASWARA untuk membuat lagu sendiri. Maka lahirlah lagu “Harapan Palsu” yang ia ciptakan sendiri.

Febrian merupakan penyanyi yang memiliki karakter vokal  kuat,  hingga namanya disejajarkan dengan solois muda yang sudah lebih dulu tenar. Apalagi, kemapuannya bernyanyi tersebut didukung dengan pengalaman  panjangnya dalam belajar musik, serta mengikuti sejumlah kejuaran nyanyi di tingkat dunia. Febrian adalah penyanyi dengan karakter vokal bariton. Di beberapa nomor terdahulunya, Febrian tampil sempurna dengan dua gaya menyanyi yang berbeda.

Sebelum memutuskan untuk terjun secara professional di dunia nyanyi, Febrian lama tergabung dengan Elfa Secioria Music. Di tangan mendiang maestro pengajar musik Elfa Secioria pula, Febrian melanglang buana bersama rekan-rekannya dengan sejumlah prestasi tingkat dunia.  Beberapa penghargaan yang diraih Febrian adalah  “Best New Comer Male Solo Vocal” pada NAGASWARA Music Awards 2010, nominasi “Best New Artist”  pada  Anugrah Planet Muzik  2011 di Malaysia, dan terakhir adalah dinominasikan sebagai “Artis Pria Pop Trendi Terbaik” dalam Anugrah Musik Indonesia 2011.