Ecapedes

Band yang digawangi oleh ECA (vokal 1) & AAM (drummer) ini dibentuk pada awal bulan Januari tahun 2008 bersama Nagaswara hadir Irwan (vokal 2) sebagai teman duet Eca. ECAPEDES memiliki genre musik beraliran “Creative Pop” istilah lainnya “ POP KON-SER” yang berarti pop KONYOL namun SERIUS.

Meskipun liriknya Konyol ,Eca berkeyakinan bahwa karyanya bukanlah konyol yang ngebanyol saja ."Kedengarannya konyol tapi ada misi dalam setiap lagu ECAPEDES mulai dari kritik sosial hingga motivasi untuk lebih baik. Lagu anti korupsi dan anti narkoba juga pernah kami buat, “ ungkap Eca saat ditemui www.nagaswaramusic.com di Nagaswara Building, Jl. Johar, Jakarta Pusat .

Lirik konyol namun sarat kritik terasah berkat ketekunan Eca dan Aam dalam bidang seni teater. Ecapedes meluncurkan sebuah Hits Single Lagu yang berjudul “Top Markotop”, lagu yang memiliki lirik konyol, unik, eksentrik dan bercerita tentang “success story” ketimbang lagu dengan tema cinta-cinta-an melulu, namun tetap dengan kemasan yang serius serta aransemen lagu yang cukup funky, lucu, juga energik.

“Top Markotop bertema tentang pendatang yang ingin menjadi teratas kesuksesan atau bisa juga orang yang ingin menjadi cantik hingga bisa menjadi artis paling top markotop” jelas Eca.

ECA dan AAM sendiri sebenarnya bukanlah pemain baru dalam dunia musik Indonesia, sebelum-sebelumnya mereka juga pernah bergabung dengan beberapa Band Recording serta manggung dari café to café, Eca juga pernah membuat Theme Song Lagu untuk Sinetron, Reality Show serta iklan radio. “ECAPEDES juga pernah membuat lagu theme song-nya film BNN. Sebelumnya mereka bernama E'capede dengan single Jamilah Jamidong, setelah dibawah manajemen Positif Art dan masuk ke label Nagaswara kemudian mereka merubah nema menjadi ECAPEDES .

Keunikan karya ECAPEDES juga banyak menarik musisi hadal selain Levi the Fly. Bahkan “Top Markotop” mengundang rasa ketertarikan gitar hero Indonesia Aria Baron memasukkan sayatan gitarnya. “Sejak lama ECAPEDES diperhatikan juga oleh Aria Baron dan berawal dari itu kami meminta Baron ikut mengisi lagu Top Markotop dan beliau bersedia,” lanjut Eca.

Kali ini dengan berbekal ide gila-gila-an, konyol-konyolan, lucu-lucuan serta talenta mereka dalam bermain musik “ECAPEDES akhirnya memberanikan diri untuk tampil ke depan. Kini Eca ,Aam dan Irwan siap bertempur turun ke lapangan Blantika musik Indonesia dengan berbekal keunikkan karya dan estetika bermusik bisa dipertanggung jawabkan.