Desya Ong

 Desya Ong. Inilah penyanyi pendatang baru asal Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Desya hadir di blantika musik Tanah Air lewat sebuah single karya Gavet “HELLO” band yang berjudul “Gak Ditembak-tembak”. Lagu bergenre “pop house” ini bercerita tentang cinta yang digantung. Kedekatan yang sudah terjalin antara sepasang anak manusia, ternyata belum sempurna jika sang cowok belum “menembak” ceweknya. 

“Liriknya mudah diingat dan lucu. Ini sesuai dengan karakter aku,” kata Desya yang juga dikenal sebagai pengusaha di daerah asalnya. 

Single ini lahir dari kedekatan Desya dan Gavet sebagai sahabat selama 9 bulan terakhir. Kesukaan Desya yang besar di musik, rupanya cukup dipahami keyboardist HELLO band itu. Di bandnya sendiri, Gavet dikenal banyak menciptakan lagu-lagu melow, meski satu dua lagu HELLO berada dalam tempo cepat. 

“Lagu ini memang diciptakan sesuai karakter Desya yang saya kenal,” jelas Gavet.

Menurut perempuan yang berwajah oriental ini, dalam bermusik dirinya tidak mau meniru-niru siapa pun, atau terikat dengan genre musik tertentu yang lagi trend. Dia sangat berharap bisa menampilkan sesuatu yang orisinil, dan konsep itu dengan mudah dipahami Gavet. 

“Dalam bermusik, aku lebih baik menjadi diri sendiri,” terangnya.

Lewat single “Gak Ditembak-tembak”, Desya berharap bisa diterima dan memberi warna dalam industri musik Tanah Air. 

 

Nama : Desyana 

Nama panggung : Desya Ong

Genre musik : Pop House

perjalanan karier : tahun 2013

Judul single : "Gak ditembak-tembak" ciptaan Gavet

Tema lagu : Tentang hubungan yang dekat tapi gak ditembak-tembak

Inspirasi : dari peristiwa pribadi

Kekuatan lagu : lirik Mudah diingat dan Lucu

pesan lagu : jangan suka menggantungkan cinta

Harapan di Industri musik : Semoga lagu dan penyanyi-nya bisa di terima di industri musik Indonesia

TTL; Tanah Grogot ,10 Desember 1987