KOIL

Tidak banyak band di Tanah Air “segila” Koil. Sejak dibentuk di Bandung, Jawa Barat 1993 dengan formasi awal Otong (vokal), Doni (gitar), Imo (bas) dan Leon (drum), band ini sudah menabur “teror” lewat tampilan dan lagu-lagu ciptaan mereka yang keras. Musik Koil adalah musik rock dengan sampling-sampling suara. Tidak hanya berasal dari instrument musik, sampling suara yang ditonjolkan Koil dalam lagu-lagu mereka juga berasal dari berbagai benda dan zat yang familiar seperti suara air, suara benturan besi, suara-suara binatang, suara pidato dan lain sebagainya. Di tangan band ini, suara-suara tersebut melebur bak harmoni yang nyaman di kuping.

Sebelum memutuskan bergabung dengan Big Indie Nagaswara awal 2010, Koil dikenal sebagai band indie yang sangat kreatif, termasuk dalam menjual produk musik mereka kepada masyarakat. Di bawah Nagaswara, band yang kini diawaki Otong (vokal), Dony (gitar), Adam (bas), dan Leon (drum), Koil merilis ulang (repackage) album lama mereka berjudul “Blacklight”. Bedanya, dalam album yang didistribusikan oleh Nagaswara ini, Koil member bonus dua lagu baru, yakni “Aku Rindu” dan “Suaramu Merdu” plus remix single “Aku Lupa Aku Luka”. Sebagai hits jagoan, band yang pernah berkolaborasi dengan Ahmad Dhani itu menjagokan single berjudul “Aku Lupa Aku Luka”. Mereka juga mengganti sampul album tersebut dan merilisnya dalam bentuk CD dan kaset.

Lantas apa yang menjadi alasan band ini memilih Nagaswara sebagai label mereka, termasuk menjagokan single “Aku Lupa Aku Luka” dalam album ini? Menurut Otong sang vokalis, keputusan Koil bergabung dengan Nagaswara adalah karena keinginan musik mereka diterima lebih luas. Selama ini, Koil dan sepak terjangnya hanya dikenal oleh para penggemarnya yang fanatik.
 

Aku Lupa Aku Luka