01/11/2017 12:05 PM
share on :  
Delon Gerakan Melipat Pembajak

Rabu, 1 November 2017, sekitar 200 massa gabungan yang terdiri dari artis, pencipta lagu, produsen rekaman, tim kuasa hukum serta LSM, berunjuk rasa di kawasan industri Dadap Tangerang Banten. Di kawasan industri inilah menjadi salah satu pusat industri pembajakan keping cakram atau CD lagu-lagu dan musik tanah air. Ironisnya, meski telah bertahun tahun beroperasi, aparat hukum tidak dapat bertindak atas kejahatan pembajakan musik yang terjadi.

Kerugian akibat pembajakan ini sejatinya tidak main-main. Kerugian negara akibat aktivitas pembajakan karya musik tercatat mencapai 350 miliar Rupiah. Jumlah ini belum termasuk potensi pemasukan PPN sebesar 1,4 Trilyun rupiah. Sementara kerugian para pelaku industri musik mencapai angka 14 Trilyun rupiah. Selain itu, toko toko kaset atau CD yang menjual musik dan lagu orisinil pun kini semakin langka, karena tergerus lapak-lapak para pembajak.  Ribuan tenaga kerja pun kini menganggur.
 
Selain kerugian secara finansial, ada pula kerugian lainnya yang tak bisa dinilai dengan uang. Yaitu hilangnya kreativitas para pemusik dan pencipta lagu. Pasalnya, jika pembajakan terus menggila, maka industri musik tak lagi bisa menjamin masa depan pelakunya. 
 
“ Mental saya yang mau menjadikan album atau single saya bisa sampai ke kuping pendengar dengan baik terhenti karena ada pembajakan itu. Jadi semangat saya dikikis oleh pembajakan itu..,” keluh artis papan atas, Delon.
 
 
Bagaimana tidak dirugikan? Dalam satu bulan sebuah pabrik mampu memproduksi 9 juta keping CD bajakan. Sementara, undang undang yang ada yaitu UU No.28 tahun 2014 tentang hak cipta tidak mampu melindungi para pelaku industri musik. Dalam pasal 120 UU tersebut menyebutkan tindak pidana pembajakan merupakan delik aduan. Artinya polisi dan aparat hukum tak bisa bertindak tanpa adanya laporan pemegang hak cipta atas sebuah karya musik. Yang lebih mengenaskan, pada pasal 95 ayat 24 disebutkan bahwa pelanggaran hak cipta penyelesaiannya harus lebih dahulu melalui tahap mediasi. Padahal jelas buah pikiran dan hati para pelaku industri musik sudah dicuri dan dilanggar hak-haknya. 
 
Para artis, pencipa lagu dan pelaku industri musik sudah hampir hilang harapan berkarya di negeri sendiri. Karena itu mereka pun menuntut agar permasalahan pembajakan ini diselesaikan secara tuntas dan menyeluruh. Pernyataan sikap mereka adalah:
 
1. Mendesak Presiden Joko Widodo untuk turun langsung menghabisi mafia dan sindikat pembajak karya musik dan lagu.
 
2. Mendesak DPR mempercepat pengesahan Undang Undang Musik, atau setidaknya merevisi UU No. 28 Tahun 2014 agar berpihak kepada para pelaku industri musik dan lagu.
 
3. Menutup pembajakan industri musik yang dilakukan di daerah Dadap.
 
4. Mendesak penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia untuk segera mengusut secara tuntas dan transparan pembajakan industri musik yang diproduksi di daerah Dadap dan dipasarkan melalui pasar Glodok sampai ke pelosok negeri.
 
5. Secara umum mengajak masyarakat luas dan secara khusus mengajak para pelaku industri musik agar sama sama memerangi pembajakan industri musik di negara yang kita cintai demi terwujudnya “Law Enforcement” di  Negara Kesatuan Republik Indonesia. www.nagaswara.co.id/ Tim NMC (KlikJuga www.Diberitain.com)

 
Foto Terkait :
Kirim Komentar
Nama Email   
Komentar   
 
CAPTCHA Image Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar disamping
   
Komentar
Tidak ada Komentar

Kolaborasi pedangdut Ayu Ting Ting dan grup band Wali dalam Semarak Pesta Ulang Tahun Global TV ke-10 yang disiarkan live dari studio 8 RCTI,Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (8/10) membuat suasana makin meriah. Mereka melantunkan Aku Bukan Bang Thoyib dan Cari Jodoh, penampilan mereka memukau karena memadukan dua aliran musik berbeda itu.

viewed :101407

Tak sia-sia Siti Badriah bangun di pagi dini hari. Karena setelah menggoyang Hitzteria dengan penun semangat dan di tengah rasa kantuknya, ia pun merasa puas. Apalagi setelah itu, sekelompok penggemarnya, sudah berjubal-jubal antri untuk sekadar berfoto bersama pelantun tembang Berondong Tua itu.

viewed :66432

Penyanyi Malaysia Baby Shima akhirnya merasakan bagaimana dangdut menjadi musik yang dicintai masyarakat Indonesia . Melalui ajang Dangdut Academy Asia 3 (DA 3) di Indosiar pelantun " Makan Hati" ini mengaku terpukau dengan proses ajang DA 3. 

viewed :52084

Prestasi penyanyi “Dewi Marpaung atau akrab disapa Dewi Marfa” dalam dunia tarik suara sudah tidak diragukan lagi .Kariernya sebagai penyanyi dilalui dari berbagai festival dengan hasil kalungan juara event nasional maupun Internasional.Dengan semangat Dewi menceritakan keinginannya untuk bersaing dalam ajang The X Factor 2012 kompetisi musik televisi Amerika untuk menemukan bakat menyanyi baru.

viewed :40039

Gina Youbi leader 2 Racun mengaku letih untuk kawin lagi dan cerai lagi hal yang sudah 3 kali dialami grupnya.” Setelah Natha,Janet sekarang bersama Devay akan menjadi pasangan sehidup semati bersama 2Racun jika tuhan mengijinkan. Saya sudah lelah jika seperti membina rumah tangga harus cerai lagi dan kawin lagi.Devay adalah pasangan yang seharusnya dari dulu terjalin bersama saya di 2Racun, “ujar Gina Youbi memperkenalkan pasangan duonya di 2 Racun.

viewed :34358

Duet bareng Faank dan Fabrizio adalah bukan pemandangan langka. Meski sudah sering duet bareng, kali ini duet Faank dan Fabrizio menjadi duet yang istimewa. Pasalnya, duet Fabrizio dan Faank bertepatan dengan ulang tahun Wali band yang ke 12. Keduanya terlihat kompak membawakan single Aku Bukan Bang Toyib versi Indonesia di saat pembukaan acara Happy Birthday Wali yang disiarkan secara langsung di SCTV.

viewed :31979