11/07/2018 09:05 AM
share on :  
Original Sound Track Daya Pikat Film

Film dan original soundtrack (OST) adalah bagian yang tak terpisahkan. Ibarat ayam dan telur. Namun, tak semua rumah produksi film di Indonesia mengerti cara mengemas dua hal ini secara tepat dan sama-sama berhasil. Masih bisa dihitung dengan jari, OST yang mampu sukses berbarengan mengikuti sukses filmnya. 

Di Indonesia, setidaknya kita mengenal film “Badai Pasti Berlalu” (1977), “Ada Apa Dengan Cinta” (2002) dan “Laskar Pelangi” (2008) yang mampu mensejajarkan sukses film dan OST-nya. Film-film tersebut mampu menyedot perhatian pecinta film dan penikmat musik dalam waktu bersamaan. Ada yang menyebut, penjualan album dari OST film-film tersebut jauh lebih untuk ketimbang filmnya. Saya jadi berpikir, siapa yang memanfaatkan siapa dalam hal ini.

Sebenarnya, OST adalah bagian dari promosi film itu sendiri. Jadi jangan terbalik. Dalam industri film, lagu adalah bagian pendukung. Secara teknis, sebelum film beredar di bioskop, maka lagu dari film tersebut sudah harus dirilis di ratusan stasiun radio se-Indonesia. Ini bagian dari sosialisasi promo film itu sendiri. Ketika lagunya booming di masyarakat melalui stasiun radio atau YouTube di era digital,  maka otomatis masyarakat penonton film akan penasaran berbondong-bondong ke bioskop. 

Begitulah hubungan film dengan OST. Keduanya produk komersil dalam dunia industri kreatif. Namun, tak semua rumah produksi mendapat nilai 10 dalam mengemasnya. Selain itu, rumah produksi film harus bersinergi dengan perusahaan rekaman untuk menyukseskan film tersebut. Semua ini juga tergantung dari konten lagu yang ada. Semakin enak lagunya di telinga, maka semakin cepat sosialisasi film tersebut membetot perhatian masyarakat.


Salam Kekinian, 



RK
 
Kirim Komentar
Nama Email   
Komentar   
 
CAPTCHA Image Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar disamping
   
Komentar
Tidak ada Komentar

Kolaborasi pedangdut Ayu Ting Ting dan grup band Wali dalam Semarak Pesta Ulang Tahun Global TV ke-10 yang disiarkan live dari studio 8 RCTI,Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (8/10) membuat suasana makin meriah. Mereka melantunkan Aku Bukan Bang Thoyib dan Cari Jodoh, penampilan mereka memukau karena memadukan dua aliran musik berbeda itu.

viewed :102217

Tak sia-sia Siti Badriah bangun di pagi dini hari. Karena setelah menggoyang Hitzteria dengan penun semangat dan di tengah rasa kantuknya, ia pun merasa puas. Apalagi setelah itu, sekelompok penggemarnya, sudah berjubal-jubal antri untuk sekadar berfoto bersama pelantun tembang Berondong Tua itu.

viewed :67656

Penyanyi Malaysia Baby Shima akhirnya merasakan bagaimana dangdut menjadi musik yang dicintai masyarakat Indonesia . Melalui ajang Dangdut Academy Asia 3 (DA 3) di Indosiar pelantun " Makan Hati" ini mengaku terpukau dengan proses ajang DA 3. 

viewed :58349

Prestasi penyanyi “Dewi Marpaung atau akrab disapa Dewi Marfa” dalam dunia tarik suara sudah tidak diragukan lagi .Kariernya sebagai penyanyi dilalui dari berbagai festival dengan hasil kalungan juara event nasional maupun Internasional.Dengan semangat Dewi menceritakan keinginannya untuk bersaing dalam ajang The X Factor 2012 kompetisi musik televisi Amerika untuk menemukan bakat menyanyi baru.

viewed :40810

Gina Youbi leader 2 Racun mengaku letih untuk kawin lagi dan cerai lagi hal yang sudah 3 kali dialami grupnya.” Setelah Natha,Janet sekarang bersama Devay akan menjadi pasangan sehidup semati bersama 2Racun jika tuhan mengijinkan. Saya sudah lelah jika seperti membina rumah tangga harus cerai lagi dan kawin lagi.Devay adalah pasangan yang seharusnya dari dulu terjalin bersama saya di 2Racun, “ujar Gina Youbi memperkenalkan pasangan duonya di 2 Racun.

viewed :35876

Perlu jarak waktu lama  untuk The Virgin mengeluarkan album lagi setelah album perdana Yes I Am.Duo Mita dan Dara mengaku bukan perkara mudah untuk akhirnya merilis album baru. Terutama persetujuan founder mereka Ahmad Dhani yang sekaligus manajemen The Virgin.

viewed :34225