29/04/2013 04:03 PM
share on :  
Nilai Musik di Indonesia Akan Dikolektif Melalui Lembaga Kolektif Nasional

"No Pay No Play" menjadi jargon yang diungkapkan Djanuar Ishak sekretaris Performer right society of Indonesia (Prisindo). Pada diskusi BAM HKI dalam penyelesaian permasalahan lembaga manajemen kolektif.

"Bajakkan membuat nilai musik Indonesia menjadi Nol besar.karena tidak membayar untuk mendapatkan membuat hal itu menjadi tidak bernilai" ucap Djanuar Ishak.

Dibandingkan dengan Belanda negara maju dengan jumlah penduduk jauh lebih sedikit. Industri musiknya justru memberikan hasil jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

Revisi undang-undang Hak Cipta yang terbaru dan sesuai dengan era sekarang akan ditetapkan. Sinergi dengan UU Hak cipta yang baru akan ada Lembaga Kolektif Nasional. Dimana akan ada lisensi satu pintu. Sehingga user tidak lagi bimbang untuk memberikan kewajibannya terhadap penggunaaan karya cipta.

"Begitu banyaknya LMK akan merugikan user justru karena ada one stop shop lembaga manajemen kolektif nasional akan menguntungkan user juga pemilik hak cipta," pungkas Djanuar Ishak. www.nagaswara.co.id/ Ary

 
Foto Terkait :
Kirim Komentar
Nama Email   
Komentar   
 
CAPTCHA Image Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar disamping
   
Komentar
Tidak ada Komentar

Kolaborasi pedangdut Ayu Ting Ting dan grup band Wali dalam Semarak Pesta Ulang Tahun Global TV ke-10 yang disiarkan live dari studio 8 RCTI,Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (8/10) membuat suasana makin meriah. Mereka melantunkan Aku Bukan Bang Thoyib dan Cari Jodoh, penampilan mereka memukau karena memadukan dua aliran musik berbeda itu.

viewed :101416

Tak sia-sia Siti Badriah bangun di pagi dini hari. Karena setelah menggoyang Hitzteria dengan penun semangat dan di tengah rasa kantuknya, ia pun merasa puas. Apalagi setelah itu, sekelompok penggemarnya, sudah berjubal-jubal antri untuk sekadar berfoto bersama pelantun tembang Berondong Tua itu.

viewed :66439

Penyanyi Malaysia Baby Shima akhirnya merasakan bagaimana dangdut menjadi musik yang dicintai masyarakat Indonesia . Melalui ajang Dangdut Academy Asia 3 (DA 3) di Indosiar pelantun " Makan Hati" ini mengaku terpukau dengan proses ajang DA 3. 

viewed :52370

Prestasi penyanyi “Dewi Marpaung atau akrab disapa Dewi Marfa” dalam dunia tarik suara sudah tidak diragukan lagi .Kariernya sebagai penyanyi dilalui dari berbagai festival dengan hasil kalungan juara event nasional maupun Internasional.Dengan semangat Dewi menceritakan keinginannya untuk bersaing dalam ajang The X Factor 2012 kompetisi musik televisi Amerika untuk menemukan bakat menyanyi baru.

viewed :40045

Gina Youbi leader 2 Racun mengaku letih untuk kawin lagi dan cerai lagi hal yang sudah 3 kali dialami grupnya.” Setelah Natha,Janet sekarang bersama Devay akan menjadi pasangan sehidup semati bersama 2Racun jika tuhan mengijinkan. Saya sudah lelah jika seperti membina rumah tangga harus cerai lagi dan kawin lagi.Devay adalah pasangan yang seharusnya dari dulu terjalin bersama saya di 2Racun, “ujar Gina Youbi memperkenalkan pasangan duonya di 2 Racun.

viewed :34374

Duet bareng Faank dan Fabrizio adalah bukan pemandangan langka. Meski sudah sering duet bareng, kali ini duet Faank dan Fabrizio menjadi duet yang istimewa. Pasalnya, duet Fabrizio dan Faank bertepatan dengan ulang tahun Wali band yang ke 12. Keduanya terlihat kompak membawakan single Aku Bukan Bang Toyib versi Indonesia di saat pembukaan acara Happy Birthday Wali yang disiarkan secara langsung di SCTV.

viewed :31985