11/06/2015 03:05 PM
share on :  
Gugun GBS : Pembajak Musik & Pemakai Drugs Sama-sama Banci

Rubrik KOPI (Komentar Orang Pilihan Indonesia) adalah hasil wawancara singkat dengan Tokoh / Publik Figure / Pejabat Publik / Praktisi sesuai bidang keahlian, mengenai tema sosial terkini yang menjadi sorotan publik.

Siapa Gak kenal Gugun, gitaris sekaligus vokalis grup music Gugun Blues Shelter (GBS) yang bernama lengkap Muhammad Gunawan. Gitaris blues terbaik Se-Asia Tenggara tahun 2007 ini bersama grupnya GBS selalu menorehkan prestasi. Diantaranya pada tahun 2011 mewakili Indonesia di ajang Kompetisi the Hard Rock Café’s Global Battle Of The Bands, memperingati Ulang tahun Hard Rock Café yang ke-40. GBS tampil di Hyde Park, bersama dengan Bon Jovi, Rod Stewart dan The Killers.

Beberapa saat lalu, Gugun berkunjung ke kantor berita musik Nagaswara News, Gugun berbagi kisah pengalaman mengenai kehidupan musik yang dilaluinya dari kota Duri di Pulau Sumatera. Berikut petikan wawancara singkat Gugun dengan Khojay Cheng dari NAGASWARA News

(NN) Sekarang lagi sibuk apa aja?
(Gugun) Masih kebanjiran off air di beberapa daerah dan kota Jakarta sendiri, terutama acara pensi-pensi

(NN) Kalau project musik?
Gue dan kawan-kawan di GBS lagi mempersiapkan rilisan album yang ke-8 dalam waktu dekat.

(NN) Apa yang belum kesampaian di musik?
Pastinya gue ingin music di Indonesia lebih maju lagi dan beragam, banyak pertunjukan live music, yang lebih bervariasi. Record label mulai sehat dalam menyeleksi artis / band yang akan dirilis sehingga industry musik lebih bagus dengan tampilan artis-artis yang keren!

(NN) Anda bisa dibilang komit atau pejuang yang mengeksiskan genre music blues di Tanah air , bagaimana anda menyikapinya?
(Gugun) Musik blues menurut gue Cuma perlu tempat dan waktu tepat untuk ditampilkan, jadi memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk bisa muncul dipermukaan industry Indonesia. Artinya mental untuk konsisten yang dibutuhkan dalam mengusung genre ini

(NN) Musik blues dan politik disetiap Negara tak bisa dipisahkan, anda memandangnya seperti apa? Jika politik disetiap negara tersebut adalah ibukota Jakarta!
(Gugun) Keadaan Jakarta sudah sangat kompleks untuk dihubungkan dengan musik blues, semua ada di sini, ada orang kaya dan orang miskin meratap, bisa kita lihat ada di mana-mana, That’s blues all about!

(NN) apa yang kurang dari pemimpin Jakarta sekarang dari kaca mata anda selaku seniman musik?
(Gugun) Gue suka pemimpin Jakarta sekarang, berani mati, Cuma orang-orang di Jakarta yang sangat susah dijinakan. Kurangnya, dia tidak popular di kalangan pemuka agama karena bangsa kita masih sangat tradisional dan konvensional

(NN) Mengenai bajakan music di Jakarta, apakah pemimpin dan aparat hukum sudah tegas?

(Gugun) Menurut gue, soal pembajakan, aparat kita kurang tegas, gak tahu kalo yang sekarang ini, tapi saya masih lihat bajakan di setiap mal dan pinggir jalan. Bangsa kita masih terlalu permisif !

(NN) Kalau anda pemimpin Jakarta, apa yang anda lakukan untuk memberantas bajakan?

(Gugun) Gue berkoordinasi dan POLRI, selanjutnya  tangkepin pemasok bajakan, gulung semua lapak tanpa kecuali.

(NN) Selain persoalan bajakan, persoalan apa lagi yang sangat krusial di DKI?
(Gugun) Persoalan narkoba, dan ini bukan hanya masalah di ibukota Jakarta, tapi masalah bangsa. Karena pedagang dan pemakenya berkeliaran di sekitar kita, bayangkan setiap hari ada yang mati sia-sia karena urusan drugs, dan menurut gue pemake dan pembajak itu banci!, kenapa gue bilang banci? Karena mereka selalu ngumpet dan mencari keuntungan di balik kerugian orang lain.

(NN) Apa harapan anda kedepan untuk kota Jakarta?
(Gugun)Semoga pemimpinnya bisa mengatasi masalah yang paling pokok yaitu macet dan sampah.www.nagaswara.co.id/(Khojay Cheng)

 

 

 

 
Kirim Komentar
Nama Email   
Komentar   
 
CAPTCHA Image Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar disamping
   
Komentar
Tidak ada Komentar

Kolaborasi pedangdut Ayu Ting Ting dan grup band Wali dalam Semarak Pesta Ulang Tahun Global TV ke-10 yang disiarkan live dari studio 8 RCTI,Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (8/10) membuat suasana makin meriah. Mereka melantunkan Aku Bukan Bang Thoyib dan Cari Jodoh, penampilan mereka memukau karena memadukan dua aliran musik berbeda itu.

viewed :101229

Tak sia-sia Siti Badriah bangun di pagi dini hari. Karena setelah menggoyang Hitzteria dengan penun semangat dan di tengah rasa kantuknya, ia pun merasa puas. Apalagi setelah itu, sekelompok penggemarnya, sudah berjubal-jubal antri untuk sekadar berfoto bersama pelantun tembang Berondong Tua itu.

viewed :66079

Prestasi penyanyi “Dewi Marpaung atau akrab disapa Dewi Marfa” dalam dunia tarik suara sudah tidak diragukan lagi .Kariernya sebagai penyanyi dilalui dari berbagai festival dengan hasil kalungan juara event nasional maupun Internasional.Dengan semangat Dewi menceritakan keinginannya untuk bersaing dalam ajang The X Factor 2012 kompetisi musik televisi Amerika untuk menemukan bakat menyanyi baru.

viewed :39775

Gina Youbi leader 2 Racun mengaku letih untuk kawin lagi dan cerai lagi hal yang sudah 3 kali dialami grupnya.” Setelah Natha,Janet sekarang bersama Devay akan menjadi pasangan sehidup semati bersama 2Racun jika tuhan mengijinkan. Saya sudah lelah jika seperti membina rumah tangga harus cerai lagi dan kawin lagi.Devay adalah pasangan yang seharusnya dari dulu terjalin bersama saya di 2Racun, “ujar Gina Youbi memperkenalkan pasangan duonya di 2 Racun.

viewed :33864

Duet bareng Faank dan Fabrizio adalah bukan pemandangan langka. Meski sudah sering duet bareng, kali ini duet Faank dan Fabrizio menjadi duet yang istimewa. Pasalnya, duet Fabrizio dan Faank bertepatan dengan ulang tahun Wali band yang ke 12. Keduanya terlihat kompak membawakan single Aku Bukan Bang Toyib versi Indonesia di saat pembukaan acara Happy Birthday Wali yang disiarkan secara langsung di SCTV.

viewed :31775

Single pertama “Audisi”, Endank Soekamti sukses mendatangkan ratusan Kamtis Family (sebutan fans Endank Soekamti) dari berbagai daerah sebagai figuran di video klip.

viewed :24932